Jakarta, 19 Agustus 2020 - Pandemi COVID-19 yang sudah menyebar ke seluruh provinsi di Indonesia menjadi pemicu Pertamina Foundation untuk berkontribusi aktif meringankan beban masyarakat. Sektor industri dan pendidikan merupakan sektor yang paling terdampak dan sulit beroperasi dengan baik di tengah pandemi Covid-19, sehingga perekonomian masyarakat semakin menurun dan sulit mendapatkan penghasilan untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu, metode pembelajaran saat ini dilakukan secara daring yang memerlukan biaya internet dan sinyal yang baik untuk bisa belajar secara optimal, tetapi banyak siswa kurang mampu yang kesulitan dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh tersebut. Oleh karena itu, Pertamina Foundation berfokus pada pemberian bantuan bagi masyarakat dan siswa kurang mampu serta tenaga medis.

"Selama masa pandemi COVID-19, kita harus bisa bersatu padu menolong sesama kita yang kesusahan. Oleh karena itu, Pertamina Foundation akan terus berperan aktif membantu dan mengayomi masyarakat kurang mampu dan para tenaga medis melalui program PF Bangkit yang kami miliki", ujar President Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari.

Pandemi COVID-19 mulai menyebar di Indonesia sejak awal Maret lalu sampai saat ini. Selama kurun waktu tersebut, Pertamina Foundation secara mandiri maupun berkolaborasi dengan mitra kerja sama, sudah menyalurkan beragam jenis bantuan sebanyak 8066 masker, 625 alat pelindung diri, 160 liter hand sanitizer, 985 paket sembako kepada panti-panti asuhan, tenaga kesehatan, para pedagang, dan masyarakat kurang mampu lainnya yang terdampak COVID-19. Pertamina Foundation juga peduli kepada mahasiswa yang mengalami kesulitan selama pembelajaran jarak jauh. Melalui program PFBangkit, Pertamina Foundation juga menyalurkan dana sebesar 10 juta rupiah untuk pulsa kepada para mahasiswa supaya mereka bisa mengikuti pembelajaran secara optimal. Tidak hanya itu, Pertamina Foundation juga menyediakan 1 unit wastafel keliling untuk memudahkan masyarakat mendapatkan akses cuci tangan dan menyediakan 2 unit wisma serta 744 box makan siang gratis bagi para tenaga kesehatan.

Dalam penyediaan beragam bantuan tersebut, tercatat bahwa Pertamina Foundation sudah mengeluarkan dana bantuan sebesar Rp 487.690.074 selama pemberian bantuan Tahap I dan II dari bulan April sampai dengan Juni 2020. Angka ini menjadi bukti komitmen Pertamina Foundation untuk tetap produktif dan kontributif membantu masyarakat terdampak COVID-19. Program PFBangkit tidak akan berhenti hanya sampai tahap II karena Pertamina Foundation berkomitmen membantu masyarakat hingga pandemi COVID-19 berakhir dan tidak lagi menjadi ancaman nasional.